15 Simbol Bahan Kimia Berbahaya, Artinya, Serta Penjelasannya

Simbol Bahan Kimia merupakan suatu simbol atau tanda yang berisi tentang informasi atau petunjuk mengenai berbagai macam bahan atau cairan yang mudah terbakar ketika terkontaminasi dengan zat – zat penyebab kebakaran seperti gas, api atau zat lainnya.

Logo cairan mudah terbakar termasuk dalam kategori simbol limbah B3 atau simbol bahan berbahaya dan beracun. Informasi selengkapnya tentang logo B3 atau logo cairan mudah terbakar dan berbahaya akan kami ulas dalam ulasan berikut ini!

Klarifikasi Simbol Bahan Kimia

Jika membahas tentang logo bahan bakar gas mudah terbakar, secara umum logonya terdiri atas sembilan klasifikasi bahan atau material B3. Klasifikasi bahan atau material mudah terbakar yang termasuk ke dalam kategori padatan mudah menyala diantaranya :

Simbol B3 mudah meledak merupakan simbol kelas 1 yang terdiri atas :

  1. Simbol bahaya peledakan besar yang berkaitan dengan seluruh muatan
  2. Bahaya serpihan ledakan
  3. Bahaya api ledakan
  4. Bahaya ledakan ringan
  5. Sensitivitas ledakan ringan
  6. Sensitivitas ledakan sangat kecil

Kelas 2 merupakan logo cairan mudah menyala yang terdiri atas :

  1. Gas yang mudah terbakar
  2. Gas dengan tekanan tinggi yang tidak mudah terbakar
  3. Gas mengandung zat – zat beracun
  4. Gas mengandung bahan bersifat korosif

Kelas 3, cairan atau uap yang mudah terbakar

Kelas 4, padatan yang mudah terbakar terdiri atas  simbol :

  1. Padatan yang mudah terbakar
  2. Spontan yang mudah terbakar
  3. Zat atau bahan berbahaya jika terkena air

Kelas 5, oksidator yang terdiri dari simbol oksidator dan oksidator organik

Kelas 6, simbol B3 beracun yang terdiri atas simbol :

  1. Bahan mengandung racun
  2. Bahan yang menyebabkan terjadinya infeksi ketika terpapar manusia atau benda

Kelas 7, simbol radioaktif

Kelas 8, simbol bahan yang bersifat korosif

Kelas 9, bahaya lain yang terdiri dari berbagai macam simbol bahan berbahaya dan simbol mudah meledak selain simbol yang sudah termasuk dalam kedelapan kategori simbol yang sudah disebutkan di atas.

15 Simbol bahan kimia berbahaya

Dangerous for Enviromental (Bahan Berbahaya bagi Lingkungan)

simbol bahan kimia bahaya lingkungan
simbol bahan kimia – bahaya lingkungan

Toxic (Beracun)

beracun
simbol bahan kimia – beracun

Harmful Irritant (Bahaya Iritasi)

iritasi
simbol bahan kimia – iritasi

Corrosive (Korosif)

korosif
simbol bahan kimia – korosif

Explosive (Mudah Meledak)

mudah meledak
simbol bahan kimia – mudah meledak

Flammable (Mudah Terbakar)

mudah terbakar
simbol bahan kimia – mudah terbakar

Oxidizing (Mudah Teroksidasi)

teroksidasi
simbol bahan kimia – teroksidasi

Setelah memahami kategori simbol B3, kita akan mengenal tentang jenis – jenis dari klasifikasi bahan berbahaya dan beracun yang terdiri atas :

  1. Explosive atau mudah meledak. Jenis bahan berbahaya dan beracun yang pertama adalah bahan – bahan yang mudah meledak atau bersifat explosive. Bahan – bahan yang masuk ke dalam jenis ini adalah bahan yang dapat meledak baik melalui reaksi kimia atau melalui reaksi fisika dan dapat menghasilkan gas dengan suhu dan tekanan tinggi sehingga dapat dengan cepat merusak lingkungan yang ada di sekitarnya.
  2. Oxidizing atau mengoksidasi. Bahan – bahan yang termasuk kategori ini adalah bahan yang memiliki waktu pembakaran sama atau lebih pendek dibandingkan waktu pembakaran senyawa standar.
  3. Extremely flammable atau bahan B3 yang mudah menyala. Bahan yang satu ini memiliki titik nyala di bawah 0 derajad celcius dan memiliki titik didih yang jauh lebih rendah atau sama dengan 35 derajad celcius.
  4. Bahan bersifat highly flammable atau bahan yang memiliki tingkat titik nyala antara 0 sampai dengan 21 derajad celcius.
  5. Bahan bersifat beracun atau extremely toxic
  6. Sangat beracun atau highly toxic
  7. Beracun atau moderately toxic yaitu bahan yang bersifat racun untuk manusia dan akan menyebabkan terjadinya kematian atau sakit yang serius jika masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernapasan, mulut atau kulit.
  8. Bahan yang berbahaya atau harmfull yang merupakan bahan baik padatan atau cairan serta gas yang jika terjadi kontak atau melalui inhalasi serta oral dapat menyebabkan terjadinya bahaya terhadap kesehatan sampai dengan tingkat tertentu.
  9. Bahan yang bersifat korosif yaitu bahan – bahan yang menyebabkan iritasi pada kulit.
  10. Bahan yang dapat menyebabkan proses pengkaratan pada bahan seperti baja dengan laju korosi lebih besar dari 6,35 mm per tahun atau memiliki pH sama atau kurang dari 2 untuk bahan bersifat asam dan lebih besar dari 12,5 untuk bahan bersifat basa.
  11. Bahan yang bersifat iritasi yaitu bahan padat atau pun cair yang jika terjadi kontak secara langsung dengan kulit atau selaput lendir dapat menimbulkan terjadinya peradangan.
  12. Bahan yang bersifat berbahaya bagi lingkungan yaitu bahan berbahaya yang ditimbulkan oleh suatu bahan seperti menimbulkan kerusakan ozon, persisten di lingkungan, atau bahan yang dapat merusak lingkungan.
  13. Bahan yang bersifat karsinogenik atau bahan yang dapat menyebabkan sel kanker jika terkontaminasi dengan manusia.
  14. Bahan yang bersifat teratogenik atau bahan yang dapat berpengaruh terhadap pembentukan dan pertumbuhan embrio
  15. Bahan yang bersifat mutagenic atau bahan yang dapat menyebabkan terjadinya perubahan kromosom.
simbol bahan kimia
simbol bahan kimia

Bahan berbahaya dan beracun tersebut akan menghasilkan suatu limbah B3. Limbah B3 akan sangat berbahaya terhadap lingkungan, manusia dan hewan jika tidak diolah dengan sebaik mungkin. Oleh sebab itu, bahan berbahaya dan beracun harus diolah dengan sebaik mungkin.

Metode Pengolahan Bahan kimia berbahaya

Dalam pengolahan limbah B3, terdapat beberapa metode pengolahan limbah yang dapat dimanfaatkan diantaranya :

Chemical method atau metode kimia

Metode pengolahan limbah B3 yang pertama adalah pengolahan limbah secara kimia. Pertukaran ion, pengendapan, oksidasi, serta pengurangan berbagai macam metode yang masuk dalam kategori ini bertujuan untuk mengubah bentuk limbah menjadi gas tidak beracun atau untuk mengubah sifat limbah menjadi netral atau tidak berbahaya.

Thermal method atau metode termis

Metode yang satu ini merupakan salah satu metode yang paling banyak digunakan untuk mengatasi limbah berbahaya. Penggunaan mesin insenerator diperlukan dan pada mesin tersebut, limbah di bakar sampai menjadi karbondioksida, uap air atau pun butiran debu.

Biological method atau metode biologis

Metode biologis ini merupakan metode pengolahan limbah yang dilakukan menggunakan sistem natural atau buatan bersama dengan penggunaan organism hidup dalam penanganan limbah B3.

Physical method atau metode fisik

Metode fisik dalam pengolahan limbah merupakan metode paling sederhana yang dilakukan untuk mengolah limbah B3. Metode fisik ini meliputi berbagai rangkaian proses pemisahan komponen atau wujud limbah tanpa mengubah bentuk fisik dari limbah yang bersangkutan.

Metode fisik sendiri digunakan untuk memisahkan berbagai macam material limbah yang nantinya akan dikelompokkan kembali dan dinetralkan dari zat beracun. Proses dalam pengelolaannya meliputi metode filtrasi atau penyaringan, sedimentasi atau pengendapan dan evaporasi atau penguapan.

Pada metode penyaringan, bahan berbahaya didalam limbah akan disaring. Pada metode sedimentasi, pengendapan akan dilakukan baru nantinya setelah bahannya mengendap akan dipisahkan. Sementara dalam proses penguapan, limbah akan mengalami proses penguapan yang cukup panjang.

Karena tata kelola dan penanganan limbah B3 masih sangat minim dan tingkat kesulitannya juga tinggi, oleh karena itu mengurangi penggunaan bahan – bahan berbahaya dan beracun sangatlah penting dilakukan.

Lebih bermanfaat jika dibagikan ke

2 thoughts on “15 Simbol Bahan Kimia Berbahaya, Artinya, Serta Penjelasannya”

  1. You could definitely see your enthusiasm in the article you write.
    The arena hopes for more passionate writers such as you who aren’t afraid to mention how they believe.
    At all times go after your heart.

    Reply

Leave a Comment