Poka Yoke Adalah ? Pengertian Poka Yoke, Penerapan, Konsep dan Contohnya

Pengertian Poka Yoke

Poka yoke adalah sebuah frasa dalam kaitannya dengan kecelakaan kerja dan frasa ini berasal dari bahasa Jepang yang artinya mencegah kesalahan yang terjadi akibat kecerobohan tenaga kerja manusia.

Jadi, pengertian poka yoke adalah sistem yang diberlakukan untuk mengantisipasi atau meminimalisir resiko yang terjadi akibat kesalahan manusia dalam bekerja.

Bentuk kesalahan manusia atau human error dalam bekerja tentu ada banyak sekali, beberapa contoh human error yang seringkali terjadi di lingkungan kerja seperti :

  1. Lupa melakukan tugas dan konsep kerja
  2. Komponen yang rusak dan salah pemasangan komponen
  3. Pemasangan komponen yang salah atau tidak tepat
  4. Salah pengukuran sehingga hasil akhirnya akan tidak sesuai dengan ukuran seharusnya yang dibutuhkan
  5. Noise dan kotor pada area kerja yang mengakibatkan kecelakaan terjadi, serta masih banyak lagi

Penerapan Aturan Poka Yoke Dalam Dunia Kerja

Penerapan aturan poka yoke dalam dunia kerja memiliki beberapa tujuan yang terdiri atas :

  1. Mengurangi atau menghilangkan inspeksi sampai dengan 100%
  2. Tidak memberikan kesempatan berbuat kesalahan
  3. Mencegah terjadinya kecelakaan kerja atau berbagai potensi kerusakan dari sumbernya
  4. Mengurangi resiko ketergantungan terhadap tenaga manusia untuk melakukan berbagai pendeteksian

Konsep Poke Yoke

Pada konsep poke yoke secara garis besar terdiri atas dua pendekatan, yang meliputi :

Prevent mistakes

Pendekatan yang pertama ini merupakan suatu konsep pendekatan untuk mencegah terjadinya kesalahan sebelum kesalahan. Metode yang dipakai untuk pendekatan prevent mistakes adalah metode pengawasan atau control method dan metode peringatan atau warning method.

Detect mistakes

Pendekatan detect mistakes merupakan suatu pendekatan yang dilakukan setelah kesalahan atau permasalahan kualitas di lingkungan kerja telah terjadi. Dalam pendekatan detect mistakes terdapat beberapa metode pendekatan yang akan dipakai yaitu contact method, fixed value method dan juga motion stop method.

Fungsi Poka Yoke

Konsep poka yoke diterapkan di dunia kerja untuk mendapatkan pendekatan dasar tertentu karena poka yoke memiliki beberapa fungsi. Adapun fungsi poka yoke di antaranya :

Fungsi kontrol

Jadi fungsi yang pertama adalah untuk pengawasan atau controlling atas segala macam proses yang terjadi guna meminimalisir potensi kesalahan atau kerusakan yang terjadi.

Fungsi shutdown

Fungsi selanjutnya adalah shutdown atau mematikan. Jadi semua pekerjaan yang terdeteksi mengakibatkan kerusakan atau memberikan berbagai macam kesalahan dalam setiap prosesnya akan langsung dihentikan atau dimatikan.

Fungsi warning

Warning yaitu memberikan suatu peringatan terhadap semua pekerja yang terlibat jika terdapat ketidaknormalan, kesalahan atau pun kerusakan.

Untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan dalam kegiatan kerja di lingkungan kerja, poka yoke perlu diterapkan dalam segala aspek.

Contoh Poka Yoke

Contoh poka yoke dalam lingkungan kerja sebagai berikut :

  1. Melakukan pengecekan untuk memastikan semua tugas telah diselesaikan dengan baik
  2. Mencegah kesalahan dalam pemakaian konektor dengan penggunaan konektor aneka warna
  3. Pemakaian sensor dalam sistem produksi
  4. Plug listrik yang menggunakan 3 pin untuk mencegah kesalahan dalam pemasangan
  5. Menggunakan pin panduan dalam pemasangan komponen
  6. Memanfaatkan template untuk menghindari salah lokasi dalam pemasangan berbagai jenis komponen
  7. Terdapatnya alarm peringatan yang akan memberi peringatan ketika kondisi bahaya terjadi

Cara Memaksimalkan Poka Yake di Lingkungan Kerja

Untuk memaksimalkan poka yoke di lingkungan kerja, langkah – langkah yang perlu dilakukan sebagai berikut :

  1. Mengidentifikasi proses mana yang mengakibatkan kerusakan
  2. Menuliskan secara rinci dan jelas langkah kerja dalam setiap kegiatan di tempat kerja atau di lingkungan kerja
  3. Mengidentifikasi setiap langkah kerja atau kondisi yang dapat mengakibatkan kerusakan atau kesalahan kerja agar kesalahan yang terjadi dapat diperbaiki sesegera mungkin.
  4. Mengidentifikasi peralatan poka yoke di lingkungan kerja
  5. Melakukan evaluasi ulang setelah penerapan atau penggunaan peralatan poka yoke

Sekian penjelasan yang dapat saya bagikan kali ini, semoga ilmunya dapat bermanfaat dan berguna bagi kehidupan kita semua, Aaminn.

Terimakasih telah berkunjung dan membaca artikel ini, sampaikan pendapat atau saran anda di kolom komentar ya.

Lebih bermanfaat jika dibagikan ke

Leave a Comment