Piramida Kecelakaan Kerja : Pengertian, Teori, Serta Penerapannya

Pengertian Piramida kecelakaan kerja

Piramida kecelakaan kerja merupakan statistik atau rangkaian kejadian yang terjadi dari satu kecelakaan menuju kecelakaan lain yang lebih fatal atau beresiko jangka panjang dan permanen.

Teori Piramida kecelakaan kerja

Lebih jelasnya tentang teori piramida kecelakaan kerja yaitu setiap terdapat 1 kejadian kecelakaan fatal maka di dalam satu kejadian fatal tersebut terdapat potensi terjadinya 10 kejadian kecelakaan ringan dan terdapat sebanyak 30 kejadian kecelakaan yang dapat menimbulkan kerusakan aset, properti, alat atau bahan.

Sebelum terjadi 1 kejadian kecelakaan fatal terdapat sebanyak 600 kejadian nearmiss atau kecelakaan yang hampir terjadi.

Gambaran kecelakaan pada piramida kecelakaan kerja menerangkan bahwa untuk mencegah kecelakaan fatal yang terjadi di tempat kerja, maka harus ada suatu upaya yang dilakukan sebagai tindakan mengurangi resiko terjadinya nearmiss atau kecelakaan yang hampir terjadi agar kecelakaan yang sebenarnya tidak terjadi.

Dengan demikian probabilitas menuju kejadian kecelakaan yang sebenarnya atau kecelakaan yang potensi resikonya fatal dapat dikurangi atau ditiadakan. Upaya pengurangan resiko terjadinya nearmiss bisa dilakukan dalam berbagai macam tindakan seperti mengupayakan menggunakan lantai yang kasar pada ruang kerja untuk meminimalisir pekerja terjatuh atau terpeleset di dalam ruang kerja, dan masih banyak lagi contoh lainnya.

Suatu perusahaan dengan nearmiss atau tingkat kejadian hampir celaka tinggi akan sangat berpotensi mengalami kecelakaan yang berakibat terhadap kerusakan alat atau property damage. Ketika tingkat kerusakan alat akibat kecelakaan menunjukkan angka yang tinggi maka potensi karyawan atau pekerja mengalami cedera juga sangat tinggi.

Pun begitu dengan kejadian yang mengakibatkan cedera ringan pada karyawan atau pekerja akan sama tinggi persentasenya. Sementara kebalikannya, semakin kecil presentase terjadinya kecelakaan fatal maka potensi kecelakaan ringan atau nearmiss juga sangat minim.

Namun para ahli memiliki pandangan yang berbeda – beda tentang piramida kecelakaan kerja tersebut. Ada yang pro dan kontra dengan konsep ini. Ada yang mengatakan relevan namun sebagian lagi mengatakan konsep tersebut sudah tidak relevan karena potensi kecelakaan tidak dapat didasarkan pada perkiraan jumlah.

Langkah Penerapan Piramida Kecelakaan Kerja Menurut Krauser

Bahkan Krauser memiliki paradigma baru tentang piramida kecelakaan kerja. Menurut Krauser, piramida kecelakaan kerja tidak boleh terlalu memfokuskan pada kejadian melainkan bagaimana langkah yang dilakukan dalam penerapan dan pencarian solusinya.

Nah, dalam paradigma baru menurut Krauser terdapat lima langkah untuk penerapannya yang tidak berfokus pada kejadian melainkan lebih mengutamakan solusi, di antaranya:

  1. Memberikan edukasi tempat kerja tentang pentingnya suatu paradigma baru
  2. Menghitung besaran kecelakaan kerja dengan luka serius dan potensi kematian kemudian dibagi dengan jumlah jam kerja. Kecelakaan dengan luka serius dapat dibagi menjadi beberapa aspek yaitu kecelakaan yang mengancam hilangnya nyawa atau life threatening injury atau illness. Kecelakaan ini merupakan kondisi kecelakaan yang harus ditangani dengan cepat karena jika tidak ditangani secara cepat dapat menimbulkan korban. Life altering injury atau kecelakaan yang dapat mengubah hidup merupakan sebuah kondisi kecelakaan di lingkungan kerja yang terjadi dan mengakibatkan kecacatan permanen bagi korbannya.
  3. Mengintegrasikan temuan hasil study kecelakaan kerja akibat luka serius dan kematian dengan berbagai macam sistem keselamatan kerja yang sekarang ini ada
  4. Melakukan pengembangan terhadap berbagai macam mekanisme untuk mengidentifikasi kecelakaan kerja yang terjadi dan mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang mengakibatkan luka serius bahkan sampai mengakibatkan kematian
  5. Mengembangkan dan memvalidasi strategi intervensi di lingkungan kerja

Sekian penjelasan yang dapat saya bagikan kali ini, semoga ilmunya dapat bermanfaat dan berguna bagi kehidupan kita semua, Aaminn.

Terimakasih telah berkunjung dan membaca artikel ini, sampaikan pendapat atau saran anda di kolom komentar ya.

Lebih bermanfaat jika dibagikan ke

Leave a Comment