Pengertian Produksi Bersih

Produksi bersih adalah strategi yang diterapkan dalam mengelola lingkungan akibat kegiatan produksi yang sifatnya mengarah sebagai tindakan pencegahan secara terpadu untuk nantinya diterapkan dalam seluruh siklus produksi. 

Dalam pelaksanaan produksi bersih di segala bidang produksi, kita mengenal istilah teknik kimia produksi bersih. Yang dimaksud dengan teknik kimia produksi bersih adalah suatu prosedur dalam mengoperasikan dan merawat berbagai macam peralatan proses produksi, melakukan analisa terhadap suatu proses teknis, merancang sistem produksi serta sekaligus sistem dalam penanganan limbah. 

Dalam pelaksanaannya, contoh produksi bersih diterapkan dalam berbagai faktor produksi dan di sini kami akan berikan informasinya untuk Anda!

Contoh Produksi Bersih dalam Industri 

Produksi bersih industri roti

Usaha di bidang bakery khususnya yang memproduksi roti tawar sangat potensial untuk didirikan karena angka permintaan yang cenderung tinggi. Kelayakan pabrik roti tawar pun dinilai atas dasar faktor teknis dan juga faktor ekonomis. 

Faktor teknis meliputi bahan baku dan bahan pembantu, proses produksi yang perlu dilakukan, tingkat utilitas, bentuk dan struktur organisasi serta tata lokasi dan tata letak pabrik. Sementara faktor ekonomis dalam penilaian kelayakan pabrik roto tawar meliputi laju pengembalian modal, waktu pengembalian modal serta juga titik impas atau titik BEP. 

Dalam proses produksi roti, produksi bersih sangat memungkinkan untuk dilakukan karena kegiatan produksi dalam kaitannya dengan industri roti tidak perlu menggunakan bahan – bahan yang berbahaya atau menimbulkan kerusakan lingkungan. Terpenting kebijakan perusahaan juga harus diperhatikan dalam proses produksinya.

Produksi bersih industri kertas

Dalam industri pulp dan kertas, kegiatan utama yang dilakukan adalah pulping atau proses pembuatan bubur kertas dan proses bleaching atau pemutihan bubur kertas. Klorin sebagaibahan  pemutih pun telah menjadi persoalan serius yang merupakan titik berat tentang permasalahan dalam industri pulp dan kertas. 

Dari tindakan bleaching yang dilakukan, terjadi berbagai macam dampak negatif yang ditimbulkan di antaranya seperti dihasilkannya limbah berbahaya seperti senyawa kloro organik, dioksin, atau pun berbagai kondisi bahan berbahaya lain yang berpotensi menyebabkan hal buruk terjadi pada lingkungan.

Oleh sebab itu teknologi produksi bersih harus diterapkan dalam produksi pulp dan kertas. Disamping dapat memberikan berbagai macam keuntungan bagi lingkungan, teknologi bersih yang dilakukan pada industri pulp dan kertas juga memberikan keuntungan ekonomi yang sangat besar. 

Industri pulp dan kertas dalam pelaksanaannya memiliki peluang untuk melakukan tindakan produksi bersih melalui berbagai aspek mulai dari modifikasi produk, penggantian material input, modifikasi teknologi, penerapan prosedur operasi yang baik dan juga proses daur ulang dalam industri. 

Dengan melaksanakan konsep produksi bersih ini diharapkan proses produksi dalam industri pulp dan kertas bisa berjalan lancar dan juga tanpa hambatan sehingga produk yang dihasilkan memiliki kualitas dan daya saing yang tinggi.

Produksi bersih industri tekstil

Industri tekstil merupakan sebuah industri yang sangat rentan terhadap berbagai macam aktivitas produksi yang merusak lingkungan. Oleh sebab itu produksi bersih dalam industri tekstil harus benar – benar diperhatikan agar tidak terjadi hal – hal yang berpotensi berdampak tidak baik untuk keberlanjutan lingkungan di masa yang akan datang akibat proses produksi yang dilakukan. Selain produksi bersih dalam beberapa industri di atas, produksi bersih juga perlu dijalankan di berbagai industri lain yang berkemungkinan menghasilkan limbah seperti produksi bersih industri kelapa sawit dan penerapan produksi bersih pada industri gula.

Lebih bermanfaat jika dibagikan ke

Leave a Comment