13 Bagian Dalam MSDS (Material Safety Data Sheet)

Daftar Isi

Pengertian Msds

Msds adalah kependekan dari material safety data sheet. Lantas, apa pengertian msds itu sendiri?

Arti material safety data sheet bahasa Indonesia yaitu lembar data keselamatan bahan. Msds sheet artinya suatu berkas data yang didalamnya berisi tentang informasi sifat – sifat suatu bahan.

Tujuan dihadirkannya lembar data keselamatan bahan ini adalah untuk memberikan informasi tentang penggunaan bahan secara aman kepada pekerja atau karyawan sehingga kelalaian kerja dan resiko kecelakaan kerja dapat diminimalisir. Informasi selengkapnya tentang material safety data sheet dapat Anda simak dalam ulasan berikut ini!

Msds Bahasa Indonesia

Informasi tentang material safety data sheet banyak yang diberikan dalam model makalah. Makalah msds sendiri yang paling banyak dicari adalah makalah yang menyediakan informasi bahan dalam bahasa Indonesia.

Nah, pada kesempatan kali ini kami akan berikan beberapa contoh msds Indonesia yang Anda perlu pelajari dan pahami, diantaranya :

Msds naOH

Msds naOH merupakan lembar data keselamatan bahan yang didalamnya berisi aturan dalam penanganan zat – zat kimia yang berkaitan dengan zat NaOH atau natrium hidroksida.

Informasi selengkapnya dapat kamu baca dalam artikel dibawah ini :

Msds HCL

MSDS HCL atau diartikan sebagai lembar data keselamatan bahan yang berhubungan dengan zat asam klorida. Aturan, kaidah dan petunjuk teknis yang berkaitan dengan asam klorida dan penanganannya akan dijabarkan dalam artikel dibawah ini :

Msds H2SO4

MSDS H2SO4 atau lembar data keselamatan bahan yang berkaitan dengan zat asam sulfat. Aturan, kaidah dan petunjuk teknis yang berkaitan dengan asam sulfat beserta penanganannya akan dijabarkan dalam artikel dibawah ini :

Msds HNO3

Msds HNO3 merupakan lembar data keselamatan bahan yang membahas tentang aturan, kaidah, petunjuk dan berbagai hal yang berkaitan dengan zat kimia asam nitrat.

Informasi selengkapnya dapat kamu baca dalam artikel dibawah ini :

Msds CuSO4

Msds CuSO4 merupakan lembar data keselamatan bahan yang berkaitan dengan tembaga sulfat. Aturan, kaidah dan petunjuk teknis yang berkaitan dengan tembaga sulfat akan dijabarkan dalam artikel dibawah ini :

Bagian – Bagian Msds

Mengenai cara membuat msds, didalamnya harus termaktub berbagai hal yang berkaitan dengan senyawa kimia yang dibahas tersebut.

Adapun bagian – bagian material safety data sheet meliputi :

  1. Identifikasi zat kimia
  2. Identifikasi bahaya
  3. Komposisi atau informasi bahan
  4. Tindakan pertolongan pertama
  5. Metode penanganan kebakaran
  6. Metode penanganan dan penyimpanan
  7. Tata cara pengendalian pajanan atau perlindungan personal
  8. Stabilitas dan reaktivitas
  9. Informasi toksilogis
  10. Informasi ekologis
  11. Metode pembuangan limbah
  12. Informasi regulasi
  13. Informasi lain – lain

Identifikasi zat kimia

Bagian yang pertama adalah identifikasi zat kimia. Bagian ini merupakan suatu bagian dalam lembar data keselamatan bahan yang berisi tentang berbagai macam informasi penting tentang suatu zat.

Identifikasi bahaya

Identifikasi bahaya merupakan bagian yang didalamnya berisi tentang identifikasi bahaya zat kimia serta informasi penting lain yang berkaitan tentang peringatan yang sesuai dengan bahaya yang ada.

Komposisi atau informasi bahan

Bagian ini merupakan bagian yang isinya adalah tentang upaya mengidentifikasi bahan yang terkandung dalam suatu produk termasuk zat aditif dan berbagai macam kotoran yang mungkin terkandung didalam zat tersebut. Bagian ini juga mengandung informasi tentang zat kimia, campuran kimia serta semua zat kimia lain.

Tindakan pertolongan pertama

Pada bagian ini, dijelaskan tentang bagaimana tindakan pertolongan pertama yang dapat dilakukan oleh petugas keselamatan dan kesehatan kerja (K3) ketika ada seseorang yang terdampak zat kimia tersebut. Informasi yang dijelaskan dalam bagian ini meliputi :

  1. Petunjuk pertolongan pertama harus sesuai dengan rute relevan yang telah ditetapkan
  2. Deskripsi atas berbagai macam efek serta gejala utama dan gejala akut dari pajanan kimia
  3. Rekomendasi perawatan medis langsung dan perawatan khusus yang dibutuhkan ketika ada korban terpapar zat kimia

Metode penanganan kebakaran

Bagian ini menyediakan informasi bagaimana menangani api ketika zat kimia menyebabkan kebakaran. Informasi yang dibutuhkan terdiri atas :

  1. Alat pemadam api ringan (APAR) yang boleh digunakan dan tidak boleh digunakan dalam memadamkan api
  2. Saran terhadap bahaya spesifik yang terbentuk ketika kebakaran karena zat kimia terjadi
  3. Rekomendasi alat pelindung diri khusus yang perlu dipakai petugas ketika memadamkan api karena kebakaran

Metode penanganan dan penyimpanan

Bagian ini menyediakan panduan dalam menangani serta menyimpan material secara aman. Mengenai apa saja informasi yang diperlukan terdiri atas :

  1. Tindakan pencegahan dalam penanganan yang aman dilakukan ketika resiko terjadi. Termasuk didalamnya terdapat informasi tentang rekomendasi penanganan zat kimia yang sesuai dan tidak sesuai.
  2. Rekomendasi kondisi penyimpanan zat kimia dan peringatan terhadap suatu zat kimia

Tata cara pengendalian pajanan atau perlindungan personal

Bagian ini menunjukkan tentang batas pajanan, metode pengendalian teknik serta alat pelindung diri yang perlu digunakan dalam mengurangi pajanan terhadap pekerja. Mengenai apa saja informasi yang dibutuhkan terdiri atas :

  1. Nilai ambang batas yang telah disesuaikan dengan regulasi yang direkomendasikan oleh pembuat zat kimia, importir serta perusahaan pembuat material safety data sheet
  2. Metode pengendalian teknis yang sesuai kebutuhan misalkan lokal ventilasi atau boleh menggunakan suatu sistem yang tertutup
  3. Rekomendasi jenis alat pelindung diri yang dibutuhkan
  4. Persyaratan khusus terhadap alat pelindung diri yang perlu digunakan seperti tipe material sarung tangan yang berupa PVS atau nitril

Stabilitas dan reaktivitas

Bagian ini menjelaskan tentang bahaya yang berkaitan dengan reaksi kimia zat dan berbagai informasi penting lain terkait stabilitas. Informasi yang dibutuhkan tersebut terdiri atas beberapa aspek berikut ini, diantaranya :

  1. Reaktivitas : mencakup kelas bahaya reaktivitas yang dihasilkan dalam uji lab yang tersedia
  2. Stabilitas kimia : mencakup berbagai informasi terkait kondisi suatu zat kimia stabil atau tidak. Informasi dalam stabilitas kimia yang ditawarkan juga tentang bahaya yang mungkin terjadi karena perubahan bentuk atau pola dalam zat
  3. Informasi lain : bagian ini mencakup berbagai kemungkinan bahaya reaksi kimia, kondisi tempat kerja yang harus dihindari, tingkat kelembaban, cara simpan, serta daftar dari seluruh bahaya ketika suatu produk terdekomposisi karena aktivitas simpan, penggunaan serta pemanasan.

Informasi toksilogis

Informasi yang diinformasikan adalah tentang efek kesehatan yang ditimbulkan oleh zat kimia beracun dan berbahaya yang dibahas dalam lembar data keselamatan bahan.

Informasi ekologis

Bagian ini menyediakan berbagai macam informasi tentang evaluasi atas dampak lingkungan dari zat kimia jika suatu zat kimia beracun dan berbahaya dilepaskan ke lingkungan.

Metode pembuangan limbah

Bagian ini menyediakan informasi panduan yang aman dalam pembuangan limbah.

Informasi – informasi yang terkandung didalamnya meliputi :

  1. Deskripsi container pembuangan limbah yang tepat
  2. Rekomendasi metode pembuangan limbah yang sesuai
  3. Deskripsi tentang properti kimia atau fisik dari bahan kimia yang mungkin nantinya berdampak terhadap proses pembuangan limbah zat kimia
  4. Tindakan khusus untuk menimbun atau insinerasi limbah kimia

Informasi regulasi

Bagian yang satu ini mencakup tentang regulasi yang berkaitan dengan suatu produk yang dibahas. Regulasi biasanya merupakan aturan yang ditetapkan oleh kementerian terkait seperti kementerian industri, kementerian tenaga kerja, dan kementerian lingkungan hidup.

Informasi lain – lain

Bagian lainnya adalah informasi lain – lain. Didalamnya terdapat tanggal pembuatan MSDS, versi revisi material safety data sheet, dan berbagai perubahan yang dilakukan atas versi material safety data sheet saat ini dengan versi sebelumnya. Informasi tambahan lain yang ingin disampaikan juga terdapat pada bagian ini.

Sekian penjelasan yang dapat saya bagikan kali ini, semoga ilmunya dapat bermanfaat dan berguna bagi kehidupan kita semua, Aaminn.

Terimakasih telah berkunjung dan membaca artikel ini, sampaikan pendapat atau saran anda di kolom komentar ya.

Lebih bermanfaat jika dibagikan ke

Leave a Comment