Kecelakaan Kerja dan Faktor Penyebabnya

Kecelakaan kerja dapat terjadi di manapun, termasuk di lingkungan kerja. Untuk menghindari potensi terjadinya kecelakaan kerja dan mengatasi kecelakaan tersebut jika terjadi di lingkungan kerja, maka tenaga seorang Ahli K3 Umum sangat diperlukan.

Bagi sebuah perusahaan, memiliki ahli K3 menjadi hal yang sangat penting karena berkaitan dengan penanganan dan penanggulangan serta pencegahan terhadap kesehatan dan keselamatan kerja serta pencegahan terjadinya kecelakaan kerja di lingkungan kerja. Informasi selengkapnya tentang kecelakaan akibat kerja dan faktor penyebabnya akan kita bahas dalam ulasan berikut ini untuk Anda!

Pengertian Kecelakaan Kerja

Kecelakaan kerja adalah suatu peristiwa, kegiatan atau kondisi yang tidak diinginkan terjadi di lingkungan kerja dan memunculkan korban manusia serta harta benda. Untuk melindungi hak – hak tenaga kerja ketika terjadi kecelakaan kerja yang tidak diinginkan, penting hukumnya bagi suatu perusahaan untuk memiliki jaminan kecelakaan kerja.

Yang dimaksud dengan jaminan kecelakaan kerja adalah suatu program jaminan sosial yang diselenggarakan secara nasional berdasarkan prinsip dasar asuransi sosial. Tujuan jaminan kecelakaan kerja sendiri adalah untuk menjamin agar setiap pekerja yang bekerja di bawah naungan sebuah perusahaan mendapatkan pelayanan kesehatan secara layak dan mendapatkan santunan uang tunai jika mengalami kecelakaan kerja selama ia bekerja.

Contoh Kecelakaan Akibat Kerja Dan Penjelasannya

Kecelakaan kerja yang berpotensi terjadi di lingkungan kerja, jenis dan bentuknya bermacam – macam. Berikut beberapa contoh kecelakaan akibat kerja di lingkungan kerja yang Anda perlu tahu dan pahami diantaranya :

  1. Kecelakaan karena alat pengangkutan dan lalu lintas
  2. Kecelakaan kerja yang terjadi akibat kejatuhan benda
  3. Kecelakaan kerja yang terjadi karena tergelincir, terpukul dan terkena benda tajam
  4. Kecelakaan karena terjatuh dari atas ketinggian

Kecelakaan karena alat pengangkutan dan lalu lintas

Contoh kecelakaan akibat kerja yang satu ini secara umum disebabkan oleh beberapa aspek berikut ini, meliputi :

  1. Penempatan alat serta material yang tidak teratur, kurang baik dan tidak pada tempatnya
  2. Kurangnya pekerja pengangkutan untuk disiplin
  3. Kurangnya keahlian pekerja pengangkutan dalam menjalankan segala tugasnya
  4. Kurangnya pengamatan dalam hal pengangkutan dan manajemen lalu lintas
  5. Kesalahan tentang cara pengangkutan material atau barang
  6. Kelebihan beban atau muatan dalam berbagai upaya pengangkutan
  7. Kurang lengkapnya rambu dan tanda tanda lalu lintas serta kegiatan pengamanan yang lainnya

Kecelakaan kerja yang terjadi akibat kejatuhan benda

Kecelakaan kerja yang terjadi akibat kejatuhan benda terdiri atas beberapa hal berikut ini :

  1. Kesalahan dalam membuang benda dari tempat yang letaknya lebih tinggi
  2. Penyimpanan atau peletakan benda serta berbagai macam peralatan yang tidak pada tempatnya
  3. Memasang material atau peralatan yang kurang baik dan tidak pada tempatnya
  4. Tidak adanya pengamanan atas benda atau peralatan yang terjatuh
  5. Mengangkat material atau peralatan yang memiliki muatan berlebihan
  6. Pekerja tidak mengenakan topi pelindung atau safety helmet

Kecelakaan kerja yang terjadi karena tergelincir, terpukul dan terkena benda tajam

Kecelakaan kerja yang terjadi akibat terpukul, tergelincir dan juga terkena benda tajam sangatlah sering terjadi. Kecelakaan sejenis ini penyebabnya adalah karena :

  1. Jalan yang licin dan gelap sehingga menyebabkan pekerja tidak berdiri pada tempatnya
  2. Kecelakaan kerja yang terjadi karena terpukul dan disebabkan oleh cara kerja yang salah atau tindakan kelalaian

Kecelakaan karena terjatuh dari atas ketinggian

Kecelakaan ini dapat berakibat fatal seperti cacat berat atau pun meninggal dunia. Karena itu pengawas dan pekerja harus waspada, teliti dan berhati – hati pada pekerjaan dengan potensi terjatuh dari tempat yang tinggi.

Kecelakaan yang berpotensi terjadi karena terjatuh dari tempat yang tinggi dapat terjadi pada pekerja untuk beberapa lini pekerjaan berikut ini :

  1. Pekerjaan atap, plafon dan akustik
  2. Pekerjaan yang berkaitan dengan poles memoles dinding dan kulit luar bangunan dengan menggunakan scaffolding atau gondola
  3. Pekerjaan yang berkaitan dengan instalasi listrik, telepon, AC dan juga plumbing
  4. Kecelakaan yang terjadi akibat aliran listrik, kebakaran atau pun potensi ledakan
  5. Kecelakaan yang terjadi akibat ledakan karena kurangnya pengamanan atas bahan atau material serta peralatan yang dapat meledak dengan mudah

Faktor Penyebab Kecelakaan Kerja

Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan kerja di lingkungan kerja. Beberapa faktor yang dimaksud meliputi :

  1. Perilaku karyawan
  2. Tidak adanya pelatihan keselamatan
  3. Kondisi lingkungan kerja
  4. Bekerja tanpa adanya peralatan keselamatan
  5. Bahan – bahan pekerjaan

Perilaku karyawan

Hal utama yang seringkali menjadi penyebab terjadinya insiden atau kecelakaan ketika bekerja yaitu perilaku manusia itu sendiri, dalam hal ini adalah karyawan sebagai pengelola kerja. Hal tersebut karena manusia dalam hal ini karyawan yang terlibat dalam suatu bidang kerja sangat berpotensi besar mengalami berbagai hal yang menimbulkan kecelakaan atau suatu insiden.

Beberapa tindakan karyawan yang menimbulkan insiden diantaranya seperti karyawan yang kurang berhati – hati dan malah membahayakan dirinya sendiri ketika sedang bekerja, terlebih jika karyawan tersebut merupakan pekerja lapangan.

Tidak adanya pelatihan keselamatan

Supaya dapat terhindar dari insiden yang menimbulkan potensi kecelakaan kerja, masing – masing karyawan memiliki kewajiban untuk mendapatkan pelatihan keselamatan supaya terhindar dari berbagai macam kondisi yang tidak diinginkan.

Hal yang semacam ini pun sangat penting diperhatikan sebuah perusahaan serta juga turut menjadi tugas bagi suatu perusahaan yang bersangkutan untuk memberikan pelatihan.

Kondisi lingkungan kerja

Faktor penyebab terjadinya kecelakaan kerja selanjutnya juga bersumber dari berbagai hal yang berkaitan dengan lingkungan kerja. Beberapa aspek tersebut termasuk suhu udara di tempat kerja, lantai yang licin dan kebisingan. Seluruh hal tersebut juga sangat berkaitan dengan kondisi lingkungan kerja perusahaan yang mestinya wajib dibenahi.

Bekerja tanpa adanya peralatan keselamatan

Beberapa jenis atau bidang kerja seringkali menggunakan suatu peralatan khusus dalam bekerja. Alat – alat tersebut dibuat bertujuan untuk menjamin keselamatan setiap pekerja. Bekerja tanpa peralatan keselamatan pun berpotensi besar menimbulkan kecelakaan kerja dan ini menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan kerja yang sangat fatal.

Bahan – bahan pekerjaan

Siapa yang pernah menyangka bahwa bahan – bahan berat dan beresiko dapat menjadi salah satu aspek terjadinya kecelakaan kerja? Nah, kondisi yang satu ini biasanya berlaku pada industri manufaktur sehingga sangat diperlukan adanya aturan standar operasional supaya karyawan dapat bekerja secara lebih aman.

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Kerja

Jika kecelakaan kerja terjadi di lingkungan kerja, maka pertolongan pertama perlu diberikan. Beberapa tindakan yang bisa diberikan sebagai bentuk pertolongan pertama pada kecelakaan kerja di lingkungan kerja sebagai berikut :

  1. Jangan merasa panik
  2. Jauhkan korban dari kecelakaan berikutnya
  3. Perhatikan pernafasan, denyut jantung, pendarahan dan tanda – tanda shock
  4. Gunakan metode pertolongan yang cepat, mudah dan efisien
  5. Pastikan agar Anda tidak memindahkan korban secara terburu – buru
  6. Catatlah semua usaha yang telah dilakukan untuk memberi pertolongan pertama
  7. Segera rujuk ke pusat pengobatan terdekat

Jangan merasa panik

Walau situasi dan kondisi ketika kecelakaan sedang terjadi mengalami crowded, pastikan Anda berusaha tetap dalam kondisi tenang dan segeralah ambil tindakan secara tepat dan cepat.

Jauhkan korban dari kecelakaan berikutnya

Jika kecelakaan kerja sedang terjadi, usahakan agar Anda menjauhkan korban dari tempat semula. Hal ini sangat penting karena berfungsi untuk menghindari kecelakaan susulan yang mungkin saja akan terjadi. Selain itu, dengan menghindar dari lokasi terjadinya kecelakaan, petugas P3K dapat lebih fokus dalam kaitannya dengan kegiatan mengurus korban.

Perhatikan pernafasan, denyut jantung, pendarahan dan tanda – tanda shock

Jika korban kecelakaan mengalami kendala atau masalah dalam bernafas, mengalami pendarahan dan terjadi tanda – tanda shock maka segeralah Anda berikan pertolongan pertama sesuai dengan standar SOP yang berlaku.

Gunakan metode pertolongan yang cepat, mudah dan efisien

Sebagai bentuk pertolongan pertama pada kecelakaan, pastikan agar Anda menggunakan metode pertolongan secara cepat dan efisien. Sesegera mungkin berbagai macam peralatan dan sumber daya yang ada perlu Anda manfaatkan.

Pastikan agar Anda tidak memindahkan korban secara terburu – buru

Sebelum diketahui secara pasti apa jenis cedera dan keparahan cedera yang dialami, pastikan jangan Anda terburu – buru memindahkan korban. Jika kemudian korban hendak diusung, hentikan pendarahan dan pastikan tulang yang mengalami patah telah ditangani dengan baik.

Catatlah semua usaha yang telah dilakukan untuk memberi pertolongan pertama

Pencatatan ini dimaksudkan untuk memberikan data valid kepada pihak lain tentang identitas korban, kronologi kejadian dan segala macam gejala penyakit yang diderita oleh orang yang mengalami kecelakaan kerja.

Segera rujuk ke pusat pengobatan terdekat

Pertolongan pertama pada kecelakaan kerja prinsipnya merupakan pertolongan sementara yang diberikan kepada orang yang mengalami kecelakaan kerja, sehingga jika korban mengalami kondisi luka yang parah jangan Anda segan untuk merujuk ke pusat pengobatan terdekat. Anda dapat merujuk ke puskesmas, dokter spesialias atau pun rumah sakit.

Sekian penjelasan yang dapat saya bagikan kali ini, semoga ilmunya dapat bermanfaat dan berguna bagi kehidupan kita semua, Aaminn.

Terimakasih telah berkunjung dan membaca artikel ini, sampaikan pendapat atau saran anda di kolom komentar ya.

Lebih bermanfaat jika dibagikan ke