26 Contoh Kasus Kecelakaan Kerja Di Industri dan 3 Cara Penanganannya

Contoh kasus kecelakaan kerja di industri ada banyak macamnya. Kelalaian, kesalahan teknis, penggunaan mesin yang tidak tepat dan masih banyak lagi faktor lain dapat menjadi salah satu atau beberapa hal yang menjadi faktor penyebab kecelakaan kerja di industri.

26 Contoh Kasus Kecelakaan Kerja di Industri

Sebagai contoh kasus kecelakaan kerja di industri sebagai berikut :

Kasus kecelakaan kerja di industri elektronik atau manufaktur

Beberapa contoh kasus kecelakaan kerja di industri elektronik atau industri manufaktur terdiri atas :

  1. Kecelakaan yang mengakibatkan terlukanya jari tangan karena terpotong atau teriris peralatan dan perlengkapan
  2. Kecelakaan kerja karena terlindas atau tertabrak
  3. Kecelakaan kerja karena berkontak dengan bahan kimia atau bahan berbahaya lain di lingkungan kerja
  4. Kebocoran gas yang menyebabkan sakit pernapasan atau menyebabkan meninggal
  5. Menurunnya daya pendengaran dan daya penglihatan karena kebisingan dan peralatan yang digunakan

Kasus kecelakaan kerja di industri metal

Pada perusahaan yang bergerak dalam bidang industri metal, ada beberapa kasus kecelakaan kerja yang sering terjadi, di antaranya :

  1. Terjepit atau terlindas alat berat
  2. Tertusuk, tergores atau terpotong
  3. Jatuh terpeleset
  4. Terjadinya kontak antara kulit dengan cairan metal atau cairan non metal

Kasus kecelakaan kerja di industri petrokimia

Ada beberapa contoh kasus kecelakaan kerja di industri petrokimia yang sering terjadi dan membuat karyawan di industri tersebut harus sangat berhati – hati dalam melakukan kegiatan atau pekerjaannya yaitu :

  1. Kecelakaan kerja karena terjepit atau terlindas
  2. Teriris, terpotong atau tergores
  3. Jatuh terpeleset
  4. Tertabrak alat angkut
  5. Terkena benturan keras
  6. Terjadinya kontak antara kulit dengan hidrokarbon dan abu, gas, uap steam, asap atau embun yang beracun.
  7. Keracunan dan gangguan pernapasan karena menghirup gas beracun seperti hidrokarbon atau yang lainnya
  8. Kebakaran yang mengakibatkan hilangnya nyawa, dan rusaknya gedung industri

Kasus kecelakaan kerja di bidang konstruksi

Beberapa contoh kasus kecelakaan kerja yang seringkali terjadi pada pekerja konstruksi terdiri atas :

  1. Kejatuhan benda konstruksi dari atas
  2. Kemungkinan terjatuh dari ketinggian
  3. Terinjak dan terkena barang yang runtuh
  4. Berkontak dengan suhu panas, suhu dingin, atau pun lingkungan yang beradiasi pengion dan non pengion
  5. Ruang kerja yang bising karena alat berat atau alat konstruksi lainnya sehingga menimbulkan kurang fokus dan berakibat pada kecelakaan kerja
  6. Terjatuh atau terguling
  7. Terjepit atau terlindas
  8. Tertabrak
  9. Terkena benturan yang keras

Penanganan kecelakaan Kerja Di Industri

Agar berbagai contoh kasus kecelakaan kerja di industri sebagaimana yang sudah kami utarakan di atas tidak terjadi, ada beberapa tindakan pencegahan dan penangaannya yang bisa dilakukan yaitu :

  1. Pencegahan lingkungan
  2. Mesin dan peralatan kerja yang aman
  3. Sumber daya manusia yang memadai

Pencegahan lingkungan

Untuk mencegah resiko kecelakaan kerja yang fatal, maka lingkungan tempat kerja harus diupayakan steril dari berbagai bahan dan perlengkapan yang mengandung unsur bahaya. Kondisi gedung dan tempat kerja juga harus diupayakan menjamin keselamatan kerja.

Mesin dan peralatan kerja yang aman

Mesin dan peralatan kerja yang digunakan untuk mendukung aktivitas kerja harus benar – benar diupayakan layak pakai, aman dan mendukung kegiatan operasional usaha dengan baik. Selain itu, karyawan juga harus menggunakan peralatan kerja yang aman dan menggunakan alat pelindung diri secara maksimal guna melindungi diri dari berbagai potensi kecelakaan kerja.

Sumber daya manusia yang memadai

Agar meminimalisir kecelakaan kerja, pelatihan kerja dan pelatihan skill dalam bekerja harus benar – benar diupayakan sebaik mungkin sehingga sumber daya manusianya memadai dan pastinya dapat meminimalisir potensi terjadinya kecelakaan kerja di lingkungan kerja.

Sekian penjelasan yang dapat saya bagikan kali ini, semoga ilmunya dapat bermanfaat dan berguna bagi kehidupan kita semua, Aaminn.

Terimakasih telah berkunjung dan membaca artikel ini, sampaikan pendapat atau saran anda di kolom komentar ya.

Lebih bermanfaat jika dibagikan ke

Leave a Comment