Cara Mengatasi Darah Menstruasi Keluar Berlebihan

Mengatasi Darah Menstruasi Keluar Berlebihan – Sebelum sudah dibahas apa saja yang menjadi penyebab darah haid keluar berlebihan daripada normalnya. Mengetahui penyebabnya tersebut tentu akan memudahkan penderitanya untuk mengatasi masalah tersebut. Tidak boleh sembarangan dalam melakukan penanganan pada masalah haid, Anda tentu harus menyesuaikan dengan penyebab yang terjadi.

Untuk soal keluarnya darah yang berlebihan pada siklus menstruasi ini, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya. Anda bahkan bisa melakukannya sendiri di rumah, tanpa harus ke dokter. Akan tetapi, jika hal ini dialami secara berulang dan tidak kunjung mereda, maka memeriksakan diri ke dokter menjadi solusi terbaiknya. Adapun beberapa cara untuk mengatasi darah menstruasi keluar berlebihan selengkapnya bisa kalian simak di bawah ini.

Cara Mengatasi Darah Menstruasi Keluar Berlebihan

Ada beberapa cara untuk mengatasi sekaligus mencegah agar darah haid yang keluar berlebihan menjadi normal kembali, di antaranya:

1. Memilih Menggunakan Alat Kontrasepsi Hormonal

Cara mudah untuk mengatasi darah menstruasi keluar berlebihan yang pertama yakni dengan mengganti penggunaan alat kontrasepsi yang digunakan. Misalnya saja saat ini Anda menggunakan alat kontrasepsi non-hormon, seperti KB IUD. Penggunaannya tersebut memang bisa meningkatkan volume darah yang keluar pada siklus menstruasi, dikarenakan terjadi ketidakseimbangan hormon.

Untuk itu, memilih untuk menggunakan jenis alat kontrasepsi hormonal akan membantu menyeimbangkan hormon tersebut pada tubuh wanita. Alhasil, siklus menstruasi akan lebih teratur dan darah yang keluar juga menjadi normal kembali.

2. Mengonsumsi Obat

Alternatif lain untuk membantu menormalkan menstruasi yakni dengan memilih mengonsumsi obat dengan kandungan anti-inflamasi non-steroid atau NSAID. Salah satunya adalah ibuprofen yang dipercaya bisa membantu meminimalkan darah yang keluar saat haid berlangsung. Selain itu, obat jenis ini juga akan membantu meredakan nyeri haid dengan efektif.

Selain itu, mengonsumsi obat-obatan yang mengandung hormon juga bisa membantu masalah menorrhagia atau pendarahan menstruasi dalam jumlah banyak tersebut.

3. Kuretase

Kuretase merupakan proses yang dilakukan untuk mengeruk lapisan terluar pada dinding rahim. Hal ini bertujuan untuk mengurangi volume darah haid yang keluar terlalu deras saat menstruasi berlangsung.

Namun, langkah Kuretase ini hanya dilakukan jika beberapa cara lain tidak memberikan efek yang signifikan dalam pengatasian darah keluar berlebih saat menstruasi. Dan cara ini hanya dilakukan oleh dokter spesialis yang sudah berpengalaman, mengingat risikonya yang cukup besar.

4. Operasi

Disebutkan salah satu faktor yang menjadi penyebab darah menstruasi keluar cukup deras yakni karena tumbuhnya polip atau sejenis tumor jinak pada dinding rahim. Tidak ada cara lain yang lebih ampuh selain melakukan proses operasi untuk mengangkat polip tersebut.

Seseorang yang menderita polip rahim ini biasanya juga akan mengalami pendarahan diluar siklus menstruasi. Selain itu, hal ini ditandai juga dengan kodisi keluar darah setelah berhubungan badan dengan pasangan.

5. Histerektomi

Dan cara yang terakhir untuk menormalkan volume darah yang keluar saat menstruasi yakni dengan Histerektomi. Cara satu ini hanya dilakukan jika kondisi keluarnya darah haid yang deras sudah dalam kondisi parah dan tidak ada cara lain lagi untuk menyembuhkannya.

Histerektomi sendiri merupakan proses pengangkatan rahim pada wanita. Rahim yang sudah diangkat tentunya akan membuat wanita tidak mengalami siklus menstruasi, bahkan juga tidak bisa hamil.

Itu tadi beberapa cara untuk mengatasi darah menstruasi keluar berlebihan daripada normalnya yang perlu Anda tahu. Semoga informasi di atas bermanfaat.

Lebih bermanfaat jika dibagikan ke

Leave a Comment