Body Harness : Pengertian, 4 Fungsi, Serta 5 Jenis Body harness

Pengertian Body Harness

Body harness atau tali pengaman merupakan suatu tali khusus yang digunakan untuk mengamankan pekerja dari resiko kecelakaan dan terjatuh dari tempat kerja yang tinggi dengan cara mendistribusikan kekuatan penahan pada area paha, pinggul, pinggang, dada, dan bahu.

Fungsi Body Harness

Body harness memiliki beberapa fungsi dalam penggunaannya, yaitu :

  1. Melindungi pekerja dari bahaya terjatuh ketika melakukan pekerjaannya
  2. Menaati seluruh peraturan keselamatan kerja yang berlaku
  3. Memberikan berbagai macam keamanan dan persepsi tentang kenyamanan selama melakukan pekerjaan di ketinggian
  4. Melindungi citra suatu perusahaan karena dapat meminimalisir resiko kecelakaan kerja di tempat atau lingkungan kerja

Jenis – Jenis Body Harness

Body harness yang digunakan sebagai tali pengaman untuk melindungi pekerja dari resiko cedera atau terjatuh dari tempat kerja yang tinggi memiliki beberapa jenis.

Adapun jenis – jenisnya terdiri atas :

  1. Class A (fall arrest system)
  2. Class D (controlled descent or ascent)
  3. Class E (confined space access atau akses ruang terbatas)
  4. Class L (lader climbing)
  5. Restraint  atau full body harness

Class A (fall arrest system)

Body harness fall arrest system atau body harness kelas A merupakan suatu tali pengaman yang digunakan sebagai alat untuk menahan jatuh ketika bekerja di atas ketinggian dan memiliki attachment penahan jatuh yang diposisikan sedemikian rupa di belakang atau di tengah dada.

Class D (controlled descent or ascent)

Kelas D ini memiliki berbagai macam persyaratan tali pegaman seperti kelas A namun ditambah dengan tambahan elemen yang memungkinkan bagi pengguna agar dapat terhubung dalam sebuah sistem turun dari ketinggian secara lebih terkendali.

Pengguna juga dimungkinkan untuk mengambil posisi duduk ketika tergantung dengan sabuk tubuh atau tali pengaman kelas D ini. Harness kelas D biasanya memiliki D-ring yang posisinya berada di sekitar tulang dada atau sepasang konektor yang posisinya berada di bagian bawah pinggang.

Class E (confined space access atau akses ruang terbatas)

Jenis tali pengaman di kelas E merupakan jenis body harness yang memungkinkan pengguna untuk terhubung ke dalam suatu sistem akses pada ruang terbatas.

Tali pengaman ini harus memiliki tambahan D-ring pada setiap tali bahu untuk digunakan sebagai sepasang tali yang memungkinkan pengguna memposisikan dirinya menghadap ke atas ketika menggantung.

Tambahan alat untuk ruang terbatas pada jenis tali kelas E juga digunakan pada sistem akses ruang terbatas yang bukan merupakan bagian dari sistem penahan jatuh tali yang digunakan tersebut.

Class L (lader climbing)

Jenis tali pengaman kelas L digunakan sebagai suatu komponen tali yang kompleks dan biasanya digunakan sebagai tali untuk pendakian tangga demi mencegah penggunanya terjatuh ketika mendaki tangga.

Sistem pendakian class L termasuk FBH yaitu vertikal atau rel yang disematkan pada struktur dan lengan panjat. Kemudian diaplikasikan pada pendakian tangga sehingga menjadikan sabuk tubuh dilengkapi D-ring di bagian depan lokasi sekitar termal yang dimanfaatkan pula sebagai sistem penahan jatuh pada sistem pendakian tangga secara tetap.

Tali pengaman kelas L penggunaanya telah diatur pada CSA Z259.2.5 di Kanada dan ANSI A 14.3 di Amerika Serikat.

Restraint  atau full body harness

Restraint atau full body harness merupakan jenis tali pengaman badan yang digunakan sebagai komponen restraint system atau penahan jatuh dengan tali – tali terkait di seluruh badan.

Restaint merupakan tali pengaman yang dapat mencegah pengguna terjatuh dari tempat yang tinggi dan berbahaya dengan kondisi tali pengaman yang mengamankan seluruh bagian tubuh.

Berbagai bidang pekerjaan konstruksi yang mengakibatkan resiko cedera sangat fatal biasanya menggunakan tali pengaman model restraint ini.

Sekian penjelasan yang dapat saya bagikan kali ini, semoga ilmunya dapat bermanfaat dan berguna bagi kehidupan kita semua, Aaminn.

Terimakasih telah berkunjung dan membaca artikel ini, sampaikan pendapat atau saran anda di kolom komentar ya.

Lebih bermanfaat jika dibagikan ke

Leave a Comment