Fitur dan Cara Menggunakan Aplikasi Keluarga Sehat

Keselamatan Kerja – Aplikasi Keluarga Sehat seringkali digunakan oleh Kementerian Kesehatan. Salah satu alasannya yaitu untuk menunjang program pemerintah yang ada di Indonesia sehat. Tujuan dari aplikasi ini dimunculkan yaitu supaya membantu untuk mempermudah pada proses pelayanan.

Kemunculan aplikasi ini juga menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam hal memberikan pelayanan dunia kesehatan pada seluruh masyarakat yang ada di negeri. Selain itu, aplikasi ini juga lebih memudahkan survivor kesehatan untuk mengumpulkan dana semua keluarga yang ada di Indonesia.

Tahapan Menggunakan Aplikasi Keluarga Sehat

Sebagai aplikasi yang sangat penting dan dibutuhkan ini, maka kamu harus mengetahui tahapan-tahapan dalam menggunakannya. Dengan cara inilah, kamu tidak akan mengalami kebingungan selama menggunakannya. Untuk tahapan penggunaan aplikasi ini, yaitu:

1. Pengelola Aplikasi

Pada tahapan pertama ini, kamu diharuskan untuk mempersiapkan diri dalam menunjang penggunaan aplikasi. Caranya dengan membuat organisasi pengelola aplikasi yang ada pada setiap daerah.

Selain itu, organisasi pengelola aplikasi juga terdiri dari admin Puskesmas Survivor, Kepala Puskesmas, maupun tim survivor yang nantinya bertindak sebagai pengumpul data. Untuk kesehatan keluarga yang ada di masyarakat, tim survivor mempunyai anggota sebanyak 10 orang.

2. Pengiriman Surat Permohonan

Di tahap ini, pihak Dinkes masing-masing di daerah kota maupun kabupaten akan mengirimkan surat maupun email yang berisi daftar nama calon dari pengelola aplikasi Keluarga Sehat.

Data yang wajib dicantumkan di dalam surat tersebut yaitu nama, jabatan, nomor telepon, alamat email dari masing-masing pengelola aplikasi, beserta kode puskesmas. Kemudian email akan masuk ke proses verifikasi.

Jika sudah dipastikan lulus proses verifikasi, maka otomatis Pusdatin membuatkan akun berdasarkan dari data yang sudah dikirimkan dan sudah lulus proses verifikasi pengiriman akun pemohon.

3. Proses Pengiriman

Pada tahapan yang terakhir ini yaitu proses pengiriman akun kepada pemohon. Biasanya, tahapan ini dilakukan apabila pengajuan data pengelola aplikasi telah disetujui dan sudah berhasil didaftarkan oleh pusdatin.

Dengan begitu, maka Dinas Kesehatan kabupaten dan ota mengirimkan akun tersebut pada pihak pemohon lalu pihak dari puskesmas terdaftar akan segera mengaktifkannya.

Fitur Aplikasi Keluarga Sehat

Apabila kamu ingin mengakses aplikasi Keluarga Sehat pastinya akan ada beberapa fitur yang bisa kamu gunakan sesuai dengan kebutuhan. Fitur tersebutlah yang bisa membantu setiap para penggunanya supaya lebih mudah saat menggunakan aplikasi ini.

Apa saja fitur yang dimaksud? Berikut ini penjelasannya:

1. Fitur Tahun Aktif

Untuk fitur yang pertama ini adalah fitur secara khusus yang digunakan untuk admin pusat saja. Di bagian fitur ini, admin pusat bisa menentukan waktu maupun periode tahun aktif dalam memproses pelaporan data survei.

Hal ini berarti bahwa seorang survivor hanya bisa menginput data di tahun yang aktif saja. Sehingga tidak bisa melaporkan data pada periode tahun yang belum diaktifkan.

2. Fitur Transfer Wilayah

Kerja fitur transfer pada wilayah kerja ini secara khusus digunakan bagi admin pusat. Melalui fitur inilah, maka admin pusat bisa memindahkan data keluarga dari 1 puskesmas ke puskesmas yang lainnya.

Apabila keluarga tersebut sudah pindah domisili, fitur wilayah kerja yang ketiga ini secara khusus digunakan untuk admin pusat di puskesmas. Ini adalah fitur yang sangat membantu ketika ingin memetakan wilayah kerja yang ada di puskesmas per desa maupun per kelurahan.

3. Fitur Rukun Warga

Dengan adanya fitur Rukun Warga inilah sangat membantu untuk melakukan pendaftaran RT maupun RW yang bisa disesuaikan dengan wilayah kerja kelurahan atau pedesaan.

Apabila terdapat daerah yang tidak mempunyai RT atau RW, otomatis puskesmas yang ada di daerah tersebut diharuskan untuk melakukan inventarisasi daerah serta melakukan penomoran secara mandiri. 

Fitur berupa Rukun Warga ini menjadi fitur secara khusus yang diperuntukan admin PKM.

4. Fitur Sasaran Wilayah

Fitur aplikasi Keluarga Sehat selanjutnya ini digunakan dalam menentukan banyak target maupun sasaran yang ingin di data di suatu wilayah kerja yang ada di puskesmas. Sebenarnya, target ini didasarkan pada beberapa banyak jumlah keluarga sasaran yang terdapat pada suatu wilayah.

5. Fitur Target Surveyon

Melalui fitur ini, maka seorang admin yang ada di puskesmas bisa menentukan target kinerja sesuai yang dipenuhi oleh pihak surveyor. Target inilah yang dibuat agar lebih mempercepat proses pendataan kesehatan keluarga yang ada di suatu wilayah.

Selain itu, juga dapat meningkatkan rasa tanggung jawab serta peduli terhadap surveyor pada data keluarga yang sudah menjadi target dan tanggung jawabnya. Sedangkan, fitur ini hanya berlaku secara khusus bagi admin puskesmas.

6. Fitur IKS Puskesmas

Hal ini sesuai dengan namanya bahwa fitur ini menjadi fitur yang berisi indeks keluarga sehat untuk per wilayah yang bisa diperoleh berdasarkan dari indikator keluarga sehat. Hal ini pun juga sudah diberlakukan fitur monitoring wilayah-wilayah.

Fitur ini dimanfaatkan untuk melakukan monitoring pencapaian kinerja dari para surveyor maupun puskesmas. Caranya yaitu dengan membandingkan angka yang telah ditetapkan sebagai target capaian sebelumnya. Hal ini sesuai dengan angka data keluarga yang sudah terealisasi.

7. Fitur Cross Tab

Fitur yang terakhir ini mempunyai peran dalam hal menganalisis data. Untuk proses analisis data tersebut akan dilakukan dengan cara memanfaatkan raw data melalui akun dari aplikasi admin puskesmas. Selanjutnya, bisa diolah secara mandiri kemudian diupload kembali.

Kamu harus tahu bahwa aplikasi Keluarga Sehat ini menjadi aplikasi nasional yang mana untuk proses pendataannya berbasis regional. Sehingga hanya dengan menggunakan satu aplikasi saja, sudah dapat mewakili pendataan yang ada di seluruh wilayah Indonesia.

Lebih bermanfaat jika dibagikan ke

Leave a Comment