Bagaimana Cara Membuat Aplikasi Game? Berikut 7 Tahapan yang Harus Kamu Tau

Keselamatan Kerja – Cara membuat aplikasi game untuk saat ini ternyata banyak digemari, khususnya bagi kalangan para kaum milenial. Alasannya karena dengan membuat game yang ada di Android pastinya bisa mengembangkan kemampuan bidang teknologi.

Walaupun demikian, proses pembuatan game maupun aplikasi pastinya tidaklah mudah. Sebab itulah, kamu harus memahami bagaimana dasar pemrograman Android dan algoritmanya terlebih dahulu. Sedangkan pihak dari pengembang sudah dipastikan mempunyai 2 hal tersebut.

Cara Membuat Aplikasi Game

Proses pembuatannya dilakukan secara bertahap karena tidak semua aplikasi yang kamu cita-citakan tersebut akan secara langsung digunakan. Jika sekiranya kamu sudah mempunyai modal berupa pengalaman dasar pemrograman, maka kamu bisa memulai untuk mengembangkan game Android.

Jika berminat, silakan mengikuti beberapa tahapan yang ada dibawah ini, di antaranya:

1. Menentukan Ide Game

Hal utama yang wajib kamu pikirkan dengan matang sebelum memutuskan untuk membuat maupun mengembangkan sebuah game yaitu menentukan ide dari aplikasi game itu sendiri. Kamu harus tahu genre apa yang ingin kamu kembangkan pada game tersebut.

Ada banyak sekali genre dan silakan pilih genre dengan jumlah peminat yang paling banyak. Contohnya seperti game dengan basis VR, FPS, RPG, battle royale, maupun yang lainnya.

Jika kamu sudah menentukan ide game yang akan dikembangkan barulah kamu menentukan keunggulan yang menjadi daya tarik bagi para gamers dari game yang kamu ciptakan tersebut. 

Setelah ide matang, barulah kamu menentukan tools yang cocok dalam mengembangkan game tersebut. Hal ini sangatlah penting, misalnya seperti track musik, efek suara, atau hal lain yang terdapat pada game tersebut. 

Poin ini harus dipertimbangkan dan diperhitungkan dengan sebaik mungkin.

2. Instalasi Android

Cara membuat aplikasi game selanjutnya yaitu dengan menentukan instalasi Android studio dan instalasi Android SDK. Untuk keduanya adalah tools resmi yang digunakan untuk mengembangkan game maupun aplikasi yang ada di Android.

Jika ingin menggunakan kedua tools dasar ini maka membutuhkan pemahaman bahasa pemrograman Java. Apabila kamu tidak memahami bahasa pemrograman Java, maka akan sedikit mengalami kesulitan.

Untuk proses pengembangan game, sebenarnya kedua tools ini juga menyediakan akses berupa akselerasi perangkat keras dengan cara melalui vulkan atau standar API openGL.

3. Gunakan Unreal atau Engine Unity

Proses pembuatan selanjutnya bisa menggunakan engine unity maupun unreal. Untuk kedua ini memang cukup populer bagi kalangan pengembang karena memberikan penawaran berupa antarmuka yang lebih memudahkan bagi seorang pemula ketika ingin mengembangkan game.

Untuk unit yg menggunakan bahasa pemrograman tersebut, sangat cocok apabila digunakan untuk mengembangkan game 2D dengan tampilan yang sederhana. Game yang dihasilkan memang tidak terlalu boros sumber dayanya ketika dimainkan.

Dengan begitu, maka dapat dimainkan pada sebagian besar smartphone Android. Sementara unreal jauh lebih cocok dalam mengembangkan game 3D sesuai dengan detail grafis yang rumit. Mesin grafis ini juga menggunakan bahasa pemrograman C++.

Walaupun menawarkan grafis yang lebih ciamik, namun unreal ini ternyata juga membutuhkan sumber daya yang jauh lebih kuat. Sehingga sudah bisa dipastikan smartphone yang kamu gunakan tersebut harus memiliki spesifikasi yang baik agar bisa memainkan game.

4. Pengembangan Game

Langkah berikutnya, kamu harus mengembangkan game melalui tools-tools yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Untuk proses pengembangan game ini, biasanya harus menggunakan bahasa pemrograman.

Selain itu, juga harus didukung dengan adanya pemahaman algoritma yang sangat baik. Kamu juga diharuskan untuk mempersiapkan sumber daya yang dibutuhkan. Contohnya seperti theme song, efek suara, logo, dan yang lainnya.

5. Menggambar Sketsa

Kamu harus mempunyai gambaran rancangan dasar layar seperti apa yang ingin kamu buat. Hal ini diharuskan untuk memperjelas supaya elemen yang diletakkan pada layar bisa sesuai dengan gambar. 

Beberapa sketsa ini bisa membantumu ketika ingin memulai membangun interface yang ada di game.

6. Memasukkan Informasi Game

Cara membuat aplikasi game selanjutnya yaitu dengan memasukkan informasi pada game yang kamu keluarkan tersebut. Hal ini sangat penting dilakukan sebelum kamu memutuskan untuk memulai membangun game. Beberapa informasi yang dimaksud yaitu seperti:

  • Nama: Ini adalah nama game yang kamu buat. Kamu dapat menggantinya nanti apabila game sudah berjalan sesuai yang kamu inginkan.
    • Ukuran layar: Informasi ini sangatlah penting karena berpengaruh terhadap seni yang sedang kamu gunakan. Biasanya orang bisa memainkan game dengan menelusuri web mereka. Kamu bisa menggunakan layar yang tidak terlalu besar yaitu 640 px tinggi 480 PX.

Bagi pemula ini adalah ukuran yang bagus untuk digunakan.

7. Mengenali Tata Letak

Ketika kamu baru pertama kali membuat sebuah game, maka secara otomatis akan dibawa ke menu dashboard. Menu inilah yang bisa membantu kamu untuk melihat seluruh adegan yang terdapat pada game dan bisa dijadikan sebagai sumber apapun.

Selain itu, kamu juga dapat mengubah pengaturan yang ada di game. Berikut ini tata letak yang dimaksud di antaranya:

  • Adegan: Ini merupakan jendela utama dari dashboard yang menunjukkan bahwa game tersebut sebenarnya dan seluruh aset yang ada game ini juga menjadi koleksi.
  • Adegan: Sumber menu ini menjadi daftar seluruh objek beserta aset yang ada di sebuah game. Termasuk latar belakang, aktor, adegan, von, bunyi, logika, dan tileset. Untuk semuanya, diatur di bagian pohon yang ada di sebelah layar kiri.
  • Pengaturan: Opsi setting dan game akan memperbolehkan kamu ketika ingin menyesuaikan mekanik game bekerja, termasuk gravitasi, kontrol, tabrakan, membuat layar, atau yang lainnya.

Berdasarkan dari cara membuat aplikasi game yang ada di atas maka diharapkan kamu sudah mempunyai pandangan bagaimana bisa menjadi pembuat game yang sukses. Mempunyai jumlah peminat yang banyak juga menjadi salah satu indikator penting.

Lebih bermanfaat jika dibagikan ke

Leave a Comment